← Back to Blog

Article

React.js untuk Aplikasi Operasional: Performance + UX yang Stabil

Panduan praktis membangun aplikasi operasional dengan React: UX lapangan, performa list besar, optimistic update, dan feedback state yang jelas.

2023-08-18·Updated 2024-03-02·1 min read
ReactOperationsPerformanceUX

Aplikasi operasional bukan seperti landing page. User‑nya sibuk, input harus cepat, dan error harus jelas. Di sini kita fokus pada UX lapangan + performa agar UI tetap stabil meski data besar.

1) UX cepat untuk tim operasional

Prinsip utama:

  • Flow singkat (maks 2–3 langkah)
  • Tombol besar (target minimal 44px)
  • Feedback jelas (loading, success, error)

Komponen yang paling sering dipakai: list aktivitas, filter status, dan action cepat.

2) Virtualized list untuk data besar

List panjang harus tetap smooth. Virtualization membuat DOM tetap kecil.

Virtualized List

Hanya render item yang terlihat untuk menjaga performa.

Asset 1Pending
Asset 2Active
Asset 3Paused
Asset 4Pending
Asset 5Active
Asset 6Paused
Asset 7Pending
Asset 8Active

Offset: 0 · Total: 120

Intinya: render hanya item yang terlihat, bukan semua data.

3) Filter + Search yang nyaman

Operator butuh menemukan data dalam beberapa detik. Search + filter harus ringan dan konsisten.

Filter + Search

Kombinasikan pencarian dan filter status agar operator cepat menemukan data.

Asset 1Pending
Asset 2Active
Asset 3Paused
Asset 4Pending
Asset 5Active

Tips:

  • Gunakan debounce untuk search input.
  • Simpan filter di URL agar shareable.

4) Optimistic update untuk UX cepat

Ketika user tap “Approve”, UI sebaiknya berubah seketika. Backend menyusul.

Optimistic Update

UI berubah dulu, backend menyusul. Jika gagal, rollback.

Approve asset request

Pending

Confirm delivery

Pending

Jika gagal, lakukan rollback dan beri notifikasi.

5) Loading + Empty state yang jelas

Jangan biarkan user bingung saat data belum ada.

Loading + Empty State

Feedback jelas saat data belum tersedia.

Loading data…

Standar minimal:

  • Loading: gunakan skeleton atau text jelas
  • Empty: beri CTA agar user tahu langkah berikutnya

6) Checklist produksi

  • [x] List tetap smooth dengan data besar
  • [x] Filter/search cepat dan konsisten
  • [x] Optimistic update di action utama
  • [x] Loading & empty state jelas
  • [x] Error message ringkas dan actionable

Kesimpulan

React.js sangat cocok untuk aplikasi operasional asal fokus pada performa dan kejelasan UX. Dengan pola list yang efisien, feedback yang jelas, dan action cepat, sistem akan terasa stabil dan dipercaya tim lapangan.